Saturday, January 12, 2013

Pelajaran Dari Seekor Keong

Kebajikan ( De εΎ· )
Berjalan Dengan Keong
Tuhan memberiku sebuah tugas, yaitu membawa
keong jalan-jalan.
Aku tak dapat jalan terlalu cepat, keong sudah
berusaha keras merangkak. Setiap kali hanya
beralih sedemikian sedikit.
Aku mendesak, menghardik, memarahinya, Keong
memandangku dengan pandangan meminta-
maaf, serasa berkata : "aku sudah berusaha
dengan segenap tenaga !"
Aku menariknya, menyeret, bahkan
menendangnya, keong terluka.
Ia mengucurkan keringat, nafas tersengal-sengal,
merangkak ke depan.
Sungguh aneh, mengapa Tuhan memintaku
mengajak seekor keong berjalan-jalan.
Ya Tuhan! Mengapa ?
Langit sunyi-senyap.
Biarkan saja keong merangkak didepan, aku kesal
dibelakang.
Pelankan langkah, tenangkan hati....
Oh? Tiba-tiba tercium aroma bunga, ternyata ini
adalah sebuah taman bunga.
Aku rasakan hembusan sepoi angin, ternyata
angin malam demikian lembut.
Ada lagi! Aku dengar suara kicau burung, suara
dengung cacing.
Aku lihat langit penuh bintang cemerlang.
Oh? Mengapa dulu tidak rasakan semua ini ?
Barulah aku teringat, Mungkin aku telah salah
menduga!
Ternyata Tuhan meminta keong menuntunku
jalan-jalan sehingga aku dapat mamahami dan
merasakan keindahan taman ini yang tak pernah
kualami kalo aku berjalan sendiri dengan
cepatnya.
"He's here and with me for a reason"
Saat bertemu dengan orang yang benar-benar
engkau kasihi,
Haruslah berusaha memperoleh kesempatan
untuk bersamanya seumur hidupmu.
Karena ketika dia telah pergi, segalanya telah
terlambat.
Saat bertemu teman yang dapat dipercaya,
rukunlah bersamanya.
Karena seumur hidup manusia, teman sejati tak
mudah ditemukan.
Saat bertemu penolongmu,
Ingat untuk bersyukur padanya.
Karena ialah yang mengubah hidupmu
Saat bertemu orang yang pernah kau cintai,
Ingatlah dengan tersenyum untuk berterima-kasih
.
Karena ia lah orang yang membuatmu lebih
mengerti tentang kasih.
Saat bertemu orang yang pernah kau benci,
Sapalah dengan tersenyum.
Karena ia membuatmu semakin teguh / kuat.
Saat bertemu orang yang pernah
mengkhianatimu,Baik-baiklah berbincanglah
dengannya.
Karena jika bukan karena dia, hari ini engkau tak
memahami dunia ini.
Saat bertemu orang yang pernah diam-diam kau
cintai,
Berkatilah dia.
Karena saat kau mencintainya, bukankah berharap
ia bahagia ?
Saat bertemu orang yang tergesa-gesa
meninggalkanmu,
Berterima-kasihlah bahwa ia pernah ada dalam
hidupmu.
Karena ia adalah bagian dari nostalgiamu
Saat bertemu orang yang pernah salah-paham
padamu,
Gunakan saat tersebut untuk menjelaskannaya.
Karena engkau mungkin hanya punya satu
kesempatan itu saja untuk menjelaskan
Saat bertemu orang yang saat ini menemanimu
seumur hidup,
Berterima-kasihlah sepenuhnya bahwa ia
mencintaimu.
Karena saat ini kalian mendapatkan kebahagiaan
dan cinta sejati.. 
Editor : Hafid Fraendarto